The OtherSide Vers. 2

Sisi Lain dari diri saya

Fenomena buruk kota Banjarmasin (Seri Banjarmasin) September 19, 2008

Filed under: TRAVELLING — nikkiputrayana @ 8:38 pm
Tags: , ,

Dari hasil mudik yang hanya selama 6 hari, maka saya tidak dapat menjelajah seluruh bagian kota Banjarmasin. Hanya beberapa sudut kenangan yang dapat saya kunjungi dan satu trayek jalan baru yang saya lewati.

Namun dari pengamatan dan nostalgia yang hanya sepintas itu saya dapat memuaskan dahaga batin saya yang merindu dan juga menangkap fenomena – fenomena baru di Banjarmasin. Setidaknya ada 3 fenomena baru.

Fenomena pertama adalah menjamurnya hotel dan penginapan. Seiring pertumbuhan Banjarmasin yang lebih cenderung kearah perdagangan dan pertambangan maka melimpahlah arus pekerja dan pebisnis baru dari luar Banjarmasin, khususnya luar kalimantan. Ini tentunya menuntut sarana hunian temporer bagi pekerja dan pebisnis tersebut karena boleh dibilang penetrasi kenyamanan dan hiburan di Banjarmasin masih tertinggal. Hotel kelas melati dan bintang 3 kebawah menjamur dimana – mana. Baik yang dikelola secara profesional maupun tidak. Baik yang berada di jalan utama dan strategis maupun dipinggiran dan terselempit dijalan – jalan kecil. Kesiapan akan SDM akan perhotelan yang tidak mencukupi juga menuntut arus pekerja luar untuk masuk. Beberapa hotel yang layak dikategorikan berkelas adalah Rattan Inn, Banjarmasin International, Swiss Bell Hotel, Grand Mentari, lalu diikuti hotel seukuran beberapa ruko yang paling banyak menjamur. Adapun Barito Hotel yang merajai Banjarmasin berakhir tragis dengan kebangkrutan.

Fenomena kedua adalah makin menyempitnya areal persawahan dan daerah hijau. Dengan makin banyaknya pendatang baru dan pertumbuhan ekonomi maka banyak areal persawahan kini dijadikan perumahan berskala masif. Area – area hijau berupa rawa – rawa juga mulai habis dibangun. Terutama pembangunan ruko yang gila – gilaan menghabiskan banyak lahan. Ini semua berakibat pada daya dukung lingkungan Banjarmasin yang memburuk. Bila dahulu masih banyak kita temukan air rawa yang bersih maka kini sudah menjadi kotor. Akibat pengelolaan lingkungan yang buruk seperti sangat minimnya area terbuka hijau maka Banjarmasin berkembang menjadi kota kumuh.

Fenomena ketiga adalah bendera dan lambang parpol yang tumbuh menjamur gila – gilaan dan meraksasa. Dimana – mana, semua sudut Banjarmasin seolah – olah menjadi tempat tumbuh suburnya bendera Parpol, baik gurem maupun yang kelas kakap. Ukuran juga tidak tanggung – tanggung paling minim adalah ukuran 3 x 4 meter, malah yang lain berlomba – lomba menjadi yang paling raksasa. Begitu juga dengan iklan caleg yang seolah – olah berebut tempat spot iklan permanen, kalau tidak dapat maka tidak sungkan untuk memasang baliho dimana saja dengan ukuran apa saja. Kantor parpol juga tak mau kalah berlomba – lomba dengan warna kebesarannya dan lambang yang kebesaran pula. Jadilah Banjarmasin menjadi ajang penggelontoran uang politik parpol secara menggila.

Itulah Banjarmasin dari mata saya selama 6 hari. Banjarmasin yang awalnya sudah buruk dengan lalu lintasnya, predikat kebersihan peringkat bawah, tata kota yang carut marut kini ditambah buruknya pengelolaan 3 fenomena diatas. Sungguh mengecewakan dan tidak bisa dibanggakan. Saya sebagai urang nang lahir wan ganal di Banjar berharap suatu ketika ada pemimpin Banjarmasin yang bisa merubahnya. Syukur – syukur bisa seperti Surabaya, kota kedua saya.

 

One Response to “Fenomena buruk kota Banjarmasin (Seri Banjarmasin)”

  1. arp1 Says:

    yup..stuju ak ma ikan nikki.. gdung2 sejarah malah di hancurin..nga di pertahan kan sedikitpun, kya sekolah kita di seberang tempekong..waktu kelas satu smp…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s