The OtherSide Vers. 2

Sisi Lain dari diri saya

Kemana Ruh saat Mati Suri ? November 19, 2008

Filed under: KESEHARIAN — nikkiputrayana @ 6:39 am
Tags: , , , ,

Ini sih cerita dari dosen bedah thorak saya dr. Heru, tentang pengalaman dia waktu kuliah di luar negeri waktu muda dulu. Saat itu dr. Heru belajar tentang bedah jantung. Di RS pendidikan itu sering sekali didatangi pasien pejabat – pejabat tinggi dari negara kita Indonesia. Berita tentang pejabat Indonesia yang berobat di luar negri ini memang tidak pernah diberitakan di media massa Indonesia. Katanya sih aib bagi jabatan mereka. Kebanyakan penyakit yang mereka derita adalah jantung koroner. Penyakit yang lazim menimpa para pejabat setelah keenakan menjabat sekian tahun. Menurut dr. Heru, kalau ada orang Indonesia yang operasi maka biasanya kamera akan siap merekam tindakan selama operasi sejak awal sampai akhir. Konon katanya ini cuma hanya terjadi pada pasien orang Indonesia terutama pejabat. Katanya sih buat oleh – oleh keluarga di tanah air supaya bisa cerita kehebatan mereka bahwa masih hidup setelah jantungnya masuk bengkel.

Nah saat itu, dr. Heru yang masih jadi mahasiswa di sana sering didaulat oleh pihak universitas sebagai penerjemah hasil syuting bedah jantung tadi. Karena walaupun dengan PD-nya mereka – mereka ini bawa oleh – oleh film syutingnya, sebenarnya mereka kan ndak ngerti apa yang terjadi. So …. jadilah dr. Heru narator itu film.

“Ini waktu dadanya bapak dibuka”

“Ini mulai diangkat tulang iga”

“Ini jantung mulai dihentikan dan darah masuk ke mesin pompa jantung”

Nah perbaikan jantung pastinya akan dilakukan saat setelah jantung dan paru dihentikan. Loh ?? Gimana, padahal kan tanpa jantung mana mungkin bisa hidup itu manusia ?? Begitulah kira – kira pertanyaan pasien kebanyakan.

Jadi itulah gunanya mesin pompa jantung. Darah yang beredar semuanya dialirkan ke pompa jantung diawali dari pipa masuk di vena cava superior – pembuluh darah balik besar sebelum masuk ke jantung – , lalu masuk ke pompa untuk di alirkan diberi oksigen dan dikeluarkan karbon dioksidanya lalu darahnya kembali dimasukkan lewat aorta,- pembuluh darah besar yang meninggalkan jantung pertama kali- , beredar keseluruh tubuh lalu kembali lagi ke mesin pompa. Jadi secara simple semua fungsi pompa darah jantung diambil alih oleh ini mesin, jadi jantung bisa dihentikan untuk berdetak. Suhu tubuh juga diturunkan dari suhu normal 36 derajat celcius menjadi 20 derajat celcius. Sehingga semua fungsi organ menurun kerjanya. Lalu ketika bedah selesai dilakukan maka darah kembali dialirkan ke jantung dan jantung kembali didetakkan. Maka jantung kembali berdetak normal dan pasien kembali hidup normal.

So karena semua fungsi jantung dan paru diambil alih mesin lalu dalam keadaan bius total maka pasien tersebut menjadi mati suri. Alhasil bila diperiksa di EKG (alat rekam sinyal jantung), EEG (alat rekam sinyal saraf otak), pernafasan semuanya datar, tidak ada sinyal. Suhu tubuh pasien juga drop seperti orang mati. Organ – organ juga melambat. Ini artinya semua tanda kehidupan vital manusia semuanya menandakan manusia itu mati.

Nah pejabat itu akhirnya bertanya kepada dr. Heru. Kemana roh saya saat itu ?

Semua dokter yang kebetulan mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah diluar negeri yang disuruh menerangkan video itu bingung. Semuanya saling pandang. Ya … ini pertanyaan yang lugu, simple, dan tidak terduga. Ya… soal kemana roh pasien saat itu menjadi pertanyaan mengherankan bagi dokter – dokter yang notabene spesialis dan pandai di negara kita. Pertanyaan yang menyimpang dan tidak diajarkan di fakultas kedokteran. Itu ilmu agama tingkat tinggi. Ilmu yang butuh filosofi bagi yang benar – benar mempelajari kitab suci masing – masing agama.

Jadi akhirnya ada yang menjawab sekenanya. “Ya mungkin masih diawang – awang pak. Ketika jantung kembali berdetak ya rohnya kembali masuk, pak.”

Pejabat itu ndak puas dengan jawaban sekenanya. Jawaban itu katanya membuat dokter seenaknya mempermainkan roh, bisa pulang pergi seenaknya. Menjadikan dokter seperti setengah Tuhan. Akhirnya pejabat itu telpon ketanah air, telpon langsung ke Departemen Agama agar dicarikan jawaban yang masuk akal dan lebih agama banget. Jawaban yang ada penjelasannya.

Akhirnya jawaban itu datang juga dari tanah air. Jawaban itu katanya ada disemua kitab suci agama. Terutama kitab suci agama Islam Al Qur’an, karena memang pejabat itu agamanya muslim. Di Al Qur’an maka dijelaskan bahwa Ruh adalah urusan Tuhan bukan urusan manusia. Maka dimana ruh itu berada ketika pasien jantung mati suri tidak diketahui karena hanya Tuhan yang tahu dan itu hak prerogatif Tuhan.

Puaslah pejabat itu dengan jawaban yang benar – benar ideologis dan beriman.

Apa ada pendapat kawan – kawan yang lain ?

 

4 Responses to “Kemana Ruh saat Mati Suri ?”

  1. hong Says:

    Mungkin situs ini dapat menjelaskan kemana arwah orang yang sedang dioperasi dan jantungnya sedang dimasukan ke bengkel.

  2. Ahmad Reza Wildan Says:

    Saudaraku…

    Dalam QS. Shaad: 72 Allah SWT berfirman “Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya.”
    Ibnu Abbas, Abu al-Aliyah dan adh-Dhahhak bin Zaid berkata, “Kehidupan itu terjadi setelah peniupan ruh, padahal sebelumnya adalah benda mati. (Tafsir al-Qurtubi, juz. XII, hal. 109).

    Dalam QS. az-Zumar: 42 Allah SWT berfirman , artinya, “Allah mencabut jiwa (orang) ketika matinya. “ . Atau mencabut ruhnya ketika ajalnya tiba. Yang dimaksud dengan jiwa pada ayat di atas adalah ruh.” (Tafsir al-Mawardi, juz. III, hal. 470, lihat juga Mukhtashar Ibnu Katsir, juz. III, hal. 222).
    Juga dalam QS. 6:93 Allah SWT berfirman, artinya, “Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalan tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri ayat-ayat-Nya.”

    Kesimpulan enurut islam Definisi kehidupan dimulai adalah tatkala ruh mulai ditiupkan kedalam janin manusia dan dan definisi kematian berpisahnya ruh dari badan menjadi sebab yang hakiki bagi habisnya kehidupan manusia di dunia atau tatkala ruh di cabut.

    Menilik pertanyaan di atas kemana roh saat itu? adalah jelas bahwa Allah SWT belum mencabut nyawanya (masih hidup) artinya ruh masih berada di dalam jasadnya meski secara medis telah diperiksa di EKG (alat rekam sinyal jantung), EEG (alat rekam sinyal saraf otak), pernafasan semuanya datar, tidak ada sinyal. Suhu tubuh pasien juga drop seperti orang mati. Organ – organ juga melambat. Ini artinya semua tanda kehidupan vital manusia semuanya menandakan manusia itu mati, tetapi Allah SWT belum menghendaki mati maka belum matilah dia,

    Subhanallah

  3. #buat mas hong
    thanks atas linknya yang bagus

    #buat mas ahmad
    thanks juga atas cukilan surah – surahnya

    saya senang ada tanggapan dari berbagai agama
    cerita diatas bukan untuk mempermainkan ruh namun sebuah cerita dari pertanyaan lugu yang perlu jawaban pendalaman filosofi, bukan hanya jawaban ngawur.

    Ternyata memang banyak hal – hal didunia ini yang perlu kita pikirkan secara bijak bukan hanya sambil lalu saja.

    ada komentar lagi ??

  4. handoko Says:

    sebagai manusia berpaham agnostic, saya berpendapat bahwa sebenarnya roh tidak kmana mana, hanya skitar satu langkah dari tempat tidur, berada disebelah dokter bedah yg sedang ‘mainin’ jasadnya sambil meratap sebagai berikut “saya kapok makan duit rakyat lagi. saya kapok makan uang haram. setelah ini saya akan banyak mengkonsumsi sayur untuk mengurangi resiko penyakit jantung korner…eh koroner.. dan resiko penyakit moral yg lain.”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s