The OtherSide Vers. 2

Sisi Lain dari diri saya

BARCA menang lawan MADRID 2-0 Desember 15, 2008

Filed under: KESEHARIAN — nikkiputrayana @ 1:15 am
Tags: , , , , , ,

Sebenarnya kalo mau dibilang gibol sih ndak juga. Bolehlah dibilang tepatnya gibol Barcelona. Awalnya saya ndak begitu tertarik nonton sepakbola. Cuma nonton sepakbola kalo piala dunia, jagonya ya dari kecil ndak ganti2, Jerman. Dari era Lothar mattheus sampe Michael Ballack sekarang. Meskipun sekarang Jerman belum2 juara, cuma spesialis final doank hampir mirip Indonesia. Loh kok malah bicara Jerman yah …. hehehe…

Balik ke Barca, saya sih seneng nonton bola sejak awal Ronaldinho masuk ke Barca dari Paris SG. Sejak awal saya sudah jatuh cinta dengan permainan Barca yang kelihatannya punya ciri khas tersendiri, permainan yang menghibur, begitulah penggila bola menyebutnya. So … di era Rijkaad jaya sampe tahun lalu Meneer Rijkaad lengser saya selalu nonton Barca. Yang lain bolehlah ngantuk dan ndak usah ditonton tapi setiap kali Barca main saya selalu bela2in melek. Walau liga primera selalu ditayangkan subuh, saya sih selalu melek. Pokoke gibol Barca.

Apalagi sekarang Barca sedang menggila, walau sudah tidak ada Ronaldinho yang pindah ke Milan, bukannya tambah jelek tapi para pemain muda binaan Barca sedang dalam puncak kariernya. Messi … yang dulu hanya pemain muda yang sering dibangku cadangan atau cedera sekarang sudah menjadi legenda. Messi sudah menjadi titisan Maradona sesungguhnya. Cuma namanya masih kalah bersaing sama Cristiano Ronaldo. Iniesta…. yang dulu cuma jadi bahan olok2an sekarang juga menjelma menjadi pemain berbahaya. Sekarang pemain binaan Barca sudah menjelma menjadi pemain berkelas semua. Messi, Xavi, Puyol, Iniesta dan kelihatannya nanti Bojan dan Busquet. Ini tentu berbeda dengan Madrid yang hanya senang membeli pemain kelas dunia yang sudah jadi, tidak pernah membina pemain dari kecil.

Barca pun sering kali membeli pemain yang bagi bukan Gibol jarang didengar namanya, namun sebenarnya berkualitas. Setelah dipoles maka menjadi berkualitas dan akhirnya didengar orang bukan Gibol. Sekarang pun pelatih Pep Guardiola adalah pelatih yang tidak pernah didengar orang musim lalu. Pep dari pelatih tim Barca B alias cadangan. Tapi sekarang berkat Pep, Barca menjadi tim yang menakutkan dengan mesin gol dan pertahanan yang solid dan juga jangan lupa permainan cantiknya.

Kalau klub lain berdiri dengan menjual kausnya dengan nama sponsor seperti Madrid dengan Siemens, MU dengan AIG, Chelsea dengan Samsung untuk bisa membiayai klub, maka Barca tidak pernah menjual nama Barca kepada siapapun, malah kausnya ditempeli nama UNICEF sebagai tanda Barca menyumbang UNICEF, dari semua hasil tiket Barca menyumbang. Artinya bukan menerima uang malah memberi uang.

Well… El classico antara Barca dan Madrid kemarin menjadi ajang pembuktian bahwa pembinaan dari kecil adalah penting bukan instan. Permainan sepak bola adalah permainan tim bukan individu. Membeli satu dua pemain superstar bukan jaminan menjadi hebat.

Well … El classico dengan penguasaan bola 70 banding 30 antara Barca dengan Madrid membuktikan El classico kali ini memang milik Barca.

Barca memang mes que en club, more than a club.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s